September 23, 2009

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1430 H

Kepada para pengunjung blog MILIS . . .

Kami, BPH MILIS ITB 2009, mengucapkan

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1430 H

Taqabbalallahu Minna wa Minkum Shiyamana wa Shiyamakum

Minal Aidzin wal Faidzin

(Semoga kita termasuk golongan orang yang kembali (pada fitrah) dan termasuk orang yang meraih kemenangan)

Mudah-mudahan amal ibadah di bulan Ramadhan kita diterima dan bulan Syawal menjadi bulan peningkatan amal ibadah kita kepada Alloh SWT.aamiin ya Robbal ‘alamin

April 26, 2009

NILAI PERSAHABATAN….

Suatu hari, Nabiyullah Isa AS melakukan perjalanan dengan seorang temannya. Mereka hanya berbekal tiga potong roti. Ketika sampai di suatu tempat, mereka berdua beristirahat.

“Bawa roti itu kemari,” kata Nabi Isa AS kepada temannya.

Lelaki itu memberikan dua potong roti.

“Mana yang sepotong lagi?” tanya nabi Isa.

“Aku tidak tahu.”

Setelah masing-masing makan sepotong roti, keduanya kembali melanjutkan perjalanan hingga sampai ke tepi laut. Nabiyullah Isa menggelar sajadahnya di atas laut, mereka berdua lalu berlayar ke seberang.

“Demi Allah yang telah memperlihatkan mukjizat ini kepadamu, siapakah yang telah makan sepotong roti itu?” tanya Nabi Isa kepada temannya.”Aku tidak tahu.”

Mereka kemudian melanjutkan perjalanan. Di tengah jalan mereka melihat seekor kijang. Setelah dipanggil, kijang itu pun datang menghampiri beliau. Beliau lalu menyembelih, memanggang dan memakannya. Sehabis makan, Nabi Isa berkata kepada tulang-tulang kijang, “Berkumpullah kamu.” Tulang-tulang itu pun berkumpul. Beliau lalu berkata, “Dengan izin Allah, jadilah kalian seperti semula.” Tulang-tulang itu segera bangkit dan berubah menjadi kijang.”Demi Allah yang telah memperlihatkan mukjizat ini kepadamu, siapakah yang telah makan sepotong roti itu?” tanya Nabi Isa AS.”Aku tidak tahu,” jawab temannya.

Nabiyullah Isa bersama temannya kembali melanjutkan perjalanan hingga sampai pada sebuah tempat. Mereka duduk beristirahat. Nabiyullah Isa memungut tiga bongkahan batu.

“Dengan izin Allah, jadilah emas,” kata Nabi Isa AS.

Batu itu pun segera berubah menjadi emas.

“Ini untukku, yang ini untukmu dan yang satu lagi untuk orang yang telah makan sepotong roti itu,” kata Nabiyullah Isa:

“Akulah yang telah makan roti itu,” kata temannya.

“Ambillah semua emas ini, aku tak mau berteman dengan pendusta,” kata beliau sambil meninggalkan temannya.

Lelaki tadi lalu duduk di dekat emasnya. Ia tidak mampu membawa ketiga-tiganya, tetapi juga tidak rela meninggalkan sebagian darinya. Ketika ia sedang memikirkan cara membawa ketiga bongkahan emas itu, datanglah dua orang lelaki. Melihat keindahan emas itu, timbul keinginan di hati kedua orang itu untuk memilikinya.

“Kalian tidak pantas mengambil milikku dan kalian sama sekali tidak akan mendapatkan bagian,” kata pemilik emas.

Melihat mereka berdua hendak membunuhnya, ia segera berkata, “Emas ini kita bagi saja, satu untukku dan sisanya untuk kalian berdua.”Mereka pun rela dengan pembagian itu.

“Ambillah secuil dari bongkahan emas ini, pergilah beli makanan,” kata pendatang kepada pemilik emas.

Setelah mengambil secuil emas, ia lalu pergi membeli makanan untuk mereka bertiga.

“Untuk apa aku membagi emas itu dengan mereka berdua, emas itu kan milikku,” pikir si pemilik emas. Timbullah niat untuk meracuni makanan.

“Jika mereka berdua mati, emas itu akan jatuh ke tanganku lagi,” pikir si pemilik emas.

Ia lalu membeli racun yang paling ganas, siapa pun yang memakannya pasti akan mati seketika. Racun itu lalu ia taburkan di atas makanan mereka.

Kedua pendatang tadi juga mempunyai rencana, “Mengapa kita harus memberi dia. Jika telah kembali, kita bunuh saja dia. Emas itu semua akan menjadi menjadi milik kita berdua.”

Mereka berdua kemudian membunuh si pemilik emas. Dan dengan perasaan senang karena mendapat emas lebih banyak, kedua lelaki itu kemudian menyantap dengan lahap makanan yang baru saja dibeli.

Beberapa tahun kemudian Nabi Isa bersama kaumnya melewati tempat itu. Mereka melihat tiga bongkahan emas dan tiga kerangka manusia.

“Lihatlah bagaimana dunia memperlakukan mereka,” kata Nabi Isa AS kepada kaumnya.

Beliau kemudian berdiri di depan emas dan berkata, “Jadilah seperti asalmu.” Emas itu pun kembali menjadi batu.

April 26, 2009

SALING MENCINTAI….

Di jagat raya ini terdapat sebuah planet biru berkilauan indah. Itulah bumi, tempat semua kita berpijak dan bernaung. Tangan-tangan Sang Maha Pencipta telah membentuk planet ini begitu cantik. Tertimbang setimbang di gugusan bintang-bintang, dan terukur tepat di gerak derap sang waktu. Kehidupan tumbuh dan gugur silih berganti semenjak lima puluh milyar tahun kelahiran matahari, sebuah evolusi panjang, rapi, dan berhati-hati.

Planet elok jagat raya yang agung, semua itu hanya demi kehidupan manusia, maha karya yang menyimpan cahaya-Nya, yang diturunkan dua juta tahun lalu di bumi ini. Sedangkan kini matahari masih menyisakan lima milyar tahun kedepan sebelum mendidihkan air di penjuru galaksi. Perjalanan manakah yang akan kau tempuh wahai manusia?

Kita dapat melakukan perjalanan akbar ke angkasa menembus gelapnya alam raya, menyentuh tepiannya yang tak terbatas. Atau perjalanan agung ke dalam diri sendiri menerobos kelamnya sang Aku, menyentuh cahaya gemilang yang ditiupkan Sang Maha Pencipta.

Perjalanan manapun yang kita pilih, kita semestinya disadarkan bahwa tiada segala sesuatu ini tercipta tanpa rahmat dan cinta kasih yang melimpah ruah. Karena itu, sesama kaki yang berpijak di bumi, sesama kepala yang menjulang ke langit, tiada benang pengikat yang pantas selain hidup saling memberi, saling menerima, dan saling mencintai.

Apapun yang anda lakukan, lakukanlah dengan kebaikan hati. Keberhasilan bukan semata-mata karena kekuatan otot dan ketajaman pikiran. Anda perlu bertindak dengan kelembutan hati. Sukses tidak selalu dibangun di atas upaya sendiri. Di balik semua pencapaian, terselip pengorbanan orang lain. Hanya bila anda melakukannya dengan kebaikan hati, siapapun rela berkorban untuk keberhasilan anda.

Seorang bijak berujar, “Bila busur Anda patah dan anak panah penghabisan telah habis dilontarkan, tetaplah membidik. Bidiklah dengan seluruh hatimu.” Semua tindakan anda bagaikan boomerang yang akan kembali pada anda. Bila anda melempar dengan baik, ia akan kembali dalam tangkapan anda. Namun bila anda ceroboh melemparkannya, ia akan datang untuk melukai anda. Renungkan bagaimana tindakan anda sekarang ini, Tiada yang lebih manis dari pada memetik buah kebaikan yang telah anda lakukan.

Kesepian anda bukan karena tiadanya orang di sekitar anda, namun karena tiadanya seseorang di hati anda. Anda dapat kehilangan saat-saat yang berharga. Yaitu ketika anda suatu saat merasa enggan untuk memberikan bantuan pada orang yang membutuhkan. Saat mengulurkan pertolongan,tanpa sadar anda menjalin hati anda dan hati orang lain dengan dawai-dawai itu akan mendentingkan nada-nada yang memenuhi dan menghibur jiwa.

Bangkitlah dan tebarkan uluran tangan anda. Segaris senyum dan tatapan mata yang bersahabat cukup untuk membangunkan bahwa anda sama sekali tidak sendiri.

Orang-orang beriman itu sesungguhnya bersaudara, sebab itu damaikanlah (perbaikilah hubungan) antara kedua saudaramu itu dan takutlah terhadap Allah, supaya kamu mendapat rahmat”

(Q.S. Al-Hujurat : 10)

April 12, 2009

waktu yang paling utama…

Rasullullah SAW bersabda :

“Sedekat-dekat seorang hamba Allah dengan Tuhannya ialah di waktu larut malam yang terakhir.

Jika kamu sanggup termasuk di antara orang-orang yang mengingat Allah (dengan shalat), maka lakukan!”

(HR. Al-Hakim, Turmudzi dan Nasa’i)

April 10, 2009

Tips Menghilangkan Lupa dan Menambah Daya Ingat

5 Perkara Mencerdaskan…

Diriwayatkan Ali bin Abi Tholib bahwa Rasulullah SAW bersabda:”5 perkara dapat menghilangkan lupa dan menambah daya ingat, yaitu (1) bersiwak (menggosok gigi), (2) puasa, (3) membaca Al-Quran, (4) meminum madu, (5) memakan luban (kemenyan arab)”.

Hal-hal yang bisa menimbulkan lupa…

1. Maksiat

2. Gelisah

3.Larut dalam kesedihan dan gundah gulana memikirkan urusan duniawi

4. Sibuk bekerja urusan duniawi

Disadur dari buku “jangan biarkan LUPA menggerogoti Anda” + referensi lainnya…

March 9, 2009

quote from anis matta

“Kebenaran Islam Layaknya Sebuah Pedang yang Terhunus, dan Sedang Menanti tangan perkasa dari sang Pahlawan”

March 9, 2009

Realita Umat Islam Saat Ini

Tidak dapat dipungkiri bahwa era sekarang adalah Era Amerika Serikat (al-Ashr al-Amriki). Seluruh dunia memiliki ketergantungan yang sangat besar terhadap AS, Israel dan sekutunya. AS dan Eropa yang beragama Nashrani dan Israel yang Yahudi sangat kuat mencengkeram dunia Islam. Bahkan sebagiannya dibawah kendali langsung mereka seperti Arab Saudi, Kuwait, Mesir, Irak dan lain-lain. Realitas yang buruk ini telah diprediksikan oleh Rasulullah saw. dalam haditsnya: Dari Said Al-Khudri, dari Nabi saw bersabda:” Kamu pasti akan mengikuti sunah perjalanan orang sebelummu, sejengkal demi sejengkal, sehasta demi sehasta hingga walaupun mereka masuk lubang biawak kamu akan mengikutinya”. Sahabat bertanya, ”Wahai Rasulullah saw apakah mereka Yahudi dan Nashrani”. Rasul saw menjawab, ”Siapa lagi!” (H.R. Bukhari dan Muslim)

Beginilah nasib dunia Islam di akhir jaman yang diprediksikan Rasulullah saw. Mereka akan mengikuti apa saja yang datang dari Yahudi dan Nashrani, kecuali sedikit diantara mereka yang sadar. Dan prediksi tersebut sekarang benar-benar sedang menimpa sebagian besar umat Islam dan dunia Islam.

Dari segi kehidupan sosial, sebagian besar umat Islam hampir sama dengan mereka. Hiburan yang disukai, mode pakaian yang dipakai, makanan yang dinikmati, film-film yang ditonton, bebasnya hubungan lawan jenis dan lain-lain. Pola hidup sosial Yahudi dan Nashrani melanda kehidupan umat Islam dengan dipandu media massa khususnya televisi.

Dalam kehidupan ekonomi, sistem bunga atau riba mendominasi persendian ekonomi dunia dimana dunia Islam secara terpaksa atau sukarela harus mengikutinya. Riba’ yang sangat zhalim dan merusak telah begitu kuat mewarnai ekonomi dunia, termasuk dunia Islam. Lembaga-lembaga ekonomi dunia seperti IMF, Bank Dunia, WTO dll mendikte semua laju perekonomian di dunia Islam. Akibatnya krisis ekonomi dan keuangan disebabkan hutang dan korupsi menimpa sebagian besar dunia Islam.

Keep reading →

March 9, 2009

Cendekiawan Muslim Sejati

Tanda2 seorang ilmuwan yang muslim (cendekiawan muslim/intelektual Islam) haruslah memiliki karakteristik sebagai berikut :

1.Bersungguh-sungguh dalam belajar (QS 3/7). Seorang muslim sangat menyadari akan hakikat semua aktifitas hidupnya adalah dalam rangka pengabdiannya kepada Allah SWT, sehingga dirinya haruslah mengoptimalkan semua potensi yang dimilikinya untuk berkontribusi dalam meningkatkan taraf hidup kaum muslimin.

2.Berpihak pada kebenaran (QS 5/100). Seorang muslim sangat menyadari bahwa ilmu yang bermanfaat yang didapatnya itu semuanya dari sisi Allah SWT. Allah-lah yang telah mengajarinya dan membuatnya bisa mengenal alam semesta ini. Sehingga sebagai konsekuensinya, maka ia haruslah berpihak kepada kebenaran yang telah diturunkan Allah SWT, tidak peduli ia harus berhadapan dengan para oportunis, dan tidak peduli walaupun yang berpihak kepada kebenaran itu sangat sedikit.

3.Kritis dalam belajar (QS 39/18). Setiap muslim mengetahui bahwa kebenaran yang terkandung dalam ilmu pengetahuan yang dipelajarinya bersifat relatif dan tidak tetap. Sehingga ia selalu berusaha bersifat kritis dan tidak menelan langsung apa yang dipelajarinya dari berbagai ilmu pengetahuan modern tanpa melakukan suatu pengujian dan eksperimen.

4.Menyampaikan ilmu (QS 14/52). Sifat kaum muslimin yang keempat adalah berusaha mengamalkan ilmu yang sudah didapatnya dengan berusaha menyampaikannya sedapat mungkin kepada orang lain. Karena pahala ilmu yang telah dipelajari akan menjadi suatu amal yang tidak pernah putus walaupun ia telah tiada, jika telah menjadi suatu ilmu yang bermanfaat.

5.Sangat takut pd Allah SWT (QS 65/10). Sifat yang kelima dari seorang ilmuwan muslim adalah bahwa dengan semakin bertambahnya ilmu pengetahuan yang didapatnya maka ia merasa semakin takut kepada Allah SWT. Hal ini disebabkan karena dengan semakin banyaknya ilmunya, maka semakin banyak rahasia alam semesta ini yang diketahuinya dan semakin yakinlah ia akan kebenaran firman Allah SWT dalam kitab-Nya. Bukan sebaliknya, semakin pandai maka semakin jauh ia kepada Allah SWT.

6.Bangun diwaktu malam (QS 39/9). Ciri seorang ilmuwan muslim yang keenam sebagai konsekuensi dari ciri kelima diatas adalah bahwa dengan semakin yakinnya ia kepada penciptanya maka akan semakin banyak ia beribadah kepada-Nya dan sebaik-baik ibadah adalah ibadah yang dilakukan diwaktu malam (QS 32/16). Alhamdu lillaah …

sumber: al-ikhwan.net dengan perubahan seperlunya

February 21, 2009

Penghalang Amal Soleh…

1. Harta dan kesenangan dunia

2. Rasa malas dan berat

3. Nasap

4. Putus asa dari rahmat Allah SWT

5. Sombong

6. Panjang angan dan menunda pekerjaan

7. Tipu daya setan

8. Teman yang buruk

February 21, 2009

something…

Rasullullah bersabda,

“Banyak-banyaklah mengingat mati, karena dengannya akan terkikis dosa2 dan terhapus ambisi manusia pada dunia”