The Way To Be Istiqomah….

Adakah di antara kita yang masih suka merasa bingung?
Merasakan kesulitan dalam hidup, dan sedih?
Jika ya, maka hari ini, KITA SEMUA perlu mengakui bahwa kita belum ISTIQOMAH!😀

Istiqomah berasal dari kata Qomah, yang artinya berdiri, tegak.

Istiqomah bukanlah sebuah titik, melainkan sebuah jalan,
yang seyogyanya, selama kita hidup, kita akan melulu di uji dalam ke-istiqomahan.
So that, setiap hari, kita perlu berusaha istiqomah dalam keimanan dan ketaatan kepada Allah SWT.

Ada beberapa cara untuk istiqomah, di antaranya:

1. Berpegang pada sunnah Rasul.

“…apa yang diberikan Rasul kepadamu, maka terimalah. Dan apa yang dilarangnya bagimu, tinggalkanlah. Dan bertawakalah kepada Allah. Sungguh Allah sangat keras hukuman-Nya”,
[QS. Al-Hasyr: 7].

Ber-amar ma’ruf nahi munkar, menyeru manusia pada yang baik dan mencegah dari yang munkar.

Nah! tentu saja, dalam hal seru menyeru ini, ada sedikit kerikil yang mengganjal kita,
seperti yang kita ketahui, sebagaimana tertuang dalam surat As-Shaff : 2-3, yang berbunyi:
“Wahai orang-orang yang beriman! Mengapa kamu mengatakan sesuatu yang tidak kamu kerjakan? (itu) sangatlah dibenci di sisi Allah jika kamu mengatakan apa-apa yang tidak kamu kerjakan”.

Ugh! Tertohok menohok jatuh terjongonkok-jongkok kalau baca ayat ini!
But, guys, Allah juga menyapa kita di ayat ke 159 di surat Al-Baqarah, bunyinya:
“Sungguh, orang-orang yang menyembunyikan apa yang telah Kami turunkan berupa
keterangan-keterangan dan petunjuk, setelah kami jelaskan kepada manusia dalam kitab (Al-Qur’an),
mereka itulah yang dilaknat Allah dan dilaknat (pula) oleh mereka yang melaknat ”.

So, lebih serem mana dibenci Allah sama dilaknat Allah dan oleh mereka yang melaknat?
Hehe, ga ada yang mending yah, jadi gimana dong?

Now, coba deh kita bandingkan dua hal di bawah ini, contoh aja ya, bukan untuk jadi bahan olokkan, ada dua orang PSK (Pekerja Seks Komersil), PSK yang pertama berkata pada putrinya:
“Nak, kalo sudah besar, jadi kaya ibu ya!”.

Sementara PSK yang kedua berkata,
“Nak, kalo sudah besar, kamu jangan jadi kaya Ibu yah,
kamu harus solat, ngaji dan jadi anak yang soleh”.

Which one is sound better?
There must be some reasons behind that lead them to said those things.

Namun, dapat kita lihat, PSK yang kedua, meyakini sesuatu yang baik, meskipun beliau belum dapat menerapkannya untuk dirinya sendiri, but she admit something right, and asked her daughter not to be like her, that’s mean, she now whats right and whats wrong.

Setidaknya ada sebuah usaha, untuk mencapai kehidupan yang lebih baik, at least untuk buah hatinya.

What, I wanna say here is,
seburuk apa pun kondisi kita, keep fighting to be better,
utamakan mengatakan yang baik ketimbang yang buruk. Cheers!

2. Tawadhu

Tawadhu di sini berarti, mau menerima nasihat orang lain.
“…dan rendahkanlah dirimu terhadap orang-orang yang beriman yang mengikutimu”, [QS.26:215].

3. Memelihara Lisan

“Tidak ada kebaikan dari kebanyakan pembicaraan rahasia mereka, kecuali pembicaraan rahasia dari orang yang menyuruh (orang) bersedekah, atau berbuat kebaikan, atau mengadakan perdamaian di antara manusia. Barang siapa berbuat demikian karena mencari keridhaan Allah, maka kelak kami akan memberinya pahala yang besar”, [QS. An-nisaa:114].

Seneng kan kalau dapet pahala besar? Let’s gain it gals!😀

4. Huznudzon : Berbaik Sangka

“Wahai orang-orang yang beriman! Jauhilah banyak dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu dosa, dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain, dan janganlah ada di antara kamu yang menggunjing sebagian yang lain….”, [QS. Al-Hujurat:12].

There are so much more in life that we could grateful than to be regret🙂

5. Tidak memperolokkan dan tidak takut diperolok, [QS. 49:11]

6. Tidak berlebih-lebihan, [QS. Al-‘Araf: 31]

7. Menjaga pandangan

Tertuang dalam, [QS. Luqman : 18], [QS. An-nuur : 30-31], [QS. TaaHaa: 131]

8. Berinfak, [QS. 2:267]

9. Memelihara solat, [QS. 23:9]

Tentang ayat yang tertera di banyak poin,
u could just open ur mushaf and read it to get the feel more! Insya Allah!
Semoga bermanfaat, for me ,for you, for us.

Only You Can Change Your Life.
Wishing a better us, day by day. Amin.

“Teh Ai”

2 Comments

Filed under Artikel

2 responses to “The Way To Be Istiqomah….

  1. shabrinafarhanisa

    Assalaamu’alaykum… tukeran link yuuk. Boleh?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s